Sepanjang Perjalanan

Perjalan ini juga pengalaman baru bagi saya sendiri bisa dibilang juga masih belum matang perencanaannya, dalam perencanaan yang terpenting adalah informasi yang bisa diambil dari internet, kontak temen/saudara/orang yang kita kenal  dan bisa dari pengalaman seseorang. disini saya akan menceritakan pengalaman perjalanan ke pulau Lombok. Butuh waktu yang cukup lama juga untuk mempersiapkan perjalanan kita diantaranya manageman waktu, biaya, dan transportasi.

Dan jangan lupa buat temen-temen jika ingin memulai sebuah perjalanan yang paling utama adalah keyakinan kita kepada yang maha kuasa untuk selamat mencapai tujuan perjalanan, tujuan perjalan kami bukan sampai ke Lombok/ Gili Trawangan/apapun itu tujuan kita adalah sampai dirumah dengan selamat.

 Kita sering sekali membicarakan hampir tiap pulang sekolah kami rapat disalah satu rumah diantara kita, tak luput dalam soal perdebatan kita selalu berdebat entah masalah transportasi, keselamatan, tujuan wisata, biaya dll. sampai puncak di perdebatan hampir sekali kita membatalkan perjalanan kita. ya akhirnya dalam perdebatan tersebut muncul ide yaitu untuk test drive dimana kita mencoba kelayakan kendaraan kita yaitu Honda beat dari Cirebon menuju Tegal. Hal hasil evaluasi yang kita dapat dalam test drive sistem kita tidak seperti touring motor yang biasanya ngebut gak mau kalah dengan mobil dan mengejar waktu. kita bisa menghemat bensin, mengurangi kerusakan mesin motor, santai tidak terpaku dengan waktu. Sistem keuangan yang kita pakai adalah uang kelompok dan pribadi, uang kelomopk digunakan untuk keperluan bensin, makan & minum, servis motor, tiket kapal, wisata  dll. uang pribadi digunakan untuk keperluan pribadi, wc umum, oleh-oleh dan lain sebagainya.

Sudah waktunya usai kelulusan dan sudah waktunya pula kami memulai perjalanan kita waktu yang kita pakai untuk menempuh perjalanan. hari pertama kita menempuh 448 km Cirebon - Tuban dari pukul 02.00-20.30 WIB menghabiskan bensin 160rb untuk 2 motor dan konsumsi kita habis 79rb itu untuk 3x makan. Sedikit ada kendala di hari pertama yaitu ban motor dengan kondisi jalan yang berlubang dan bumbb ! terkena paku sepanjang 4cm akhirnya kita ganti ban dalem. untuk lebih safety dalam perjalanan sebaiknya temen-temen menggunakan ban tubles.

Hari kedua kita memulai perjalanan kembali dari Tuban - Pelabuhan Ketapang (Banyuwangi) dengan jarak tempuh sekitar 391km menghabiskan bensin 90rb  dimulai dari pukul 05.00-21.00 WIB dan 98rb untuk komsumsi 2x makan. Kendala di perjalanan kedua ini yaitu mengalami kebingungan tepatnya di Surabaya walaupun ada google map kita masih suka keputer-puter dengan situasi panas sekali dan kesalahan yang di lakukan oleh kita adalah menerobos Hutan Baluran pada malam hari dengan kondisi masih tidak terlalu sepi masih ada beberapa mobil yang lewat, hutan yang seram, jalan banyak yang berlubang saat disitu pikran kita sudah kacau takut begal, ban pecah, binatang buas dll. Syukur alhamdulillah atas kehendak-Nya kita semua selamat dan menjadi pelajaran buat kita engga lagi-lagi deh.

 


 Hari ketiga perjalan Banyuwangi - Lombok dari pukul 05.30 WIB - 20.45 WIT  penyebrangan pertama dari Pelabuhan Ketapang (Banyuwangi) - Pelabuhan Gilimanuk (Bali) dengan tarif permotor 24rb lama penyebrang sekitar 1 jam dan setiap kali penyebrang selalu ada pemeriksaan baik itu SIM, STNK, dan KTP. ketika sampai di Bali kita langsung menuju Pelabuhan Padang Bai dengan jarak tempuh 220km  menghabiskan bensin 60rb. Dipelabuhan Padang Bai juga sama permotor dengan tarif  129rb di usahakan dengan uang pas. Sedikit saran diusahakan jika memasuki Lombok jangan terlalu larut malam atau jika mendesak langsung saja cari penginapan  menuju Kota Mataram dikarenakan daerah Lombok masih agak terlalu rawan apalagi di daerah Lombok Tengah & Lombok Timur.

Sekian pengalaman manageman waktu dan biaya saya diperjalanan menuju Pulau Lombok. Semoga Bermanfaat





Komentar